Informasi Kesehatan

Gejala Awal serta Penyebab Utama Sakit Maag

Mengetahui Gejala Awal serta Penyebab Utama Sakit Maag yang Umum Terjadi merupakan salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk meminimalisir resiko mengidap sakit maag, dan untuk mendapatkan perawatan terbaik sebelum menjadi lebih parah lagi.

Gejala Awal serta Penyebab Utama Sakit Maag yang Umum Terjadi

Gejala Awal serta Penyebab Utama Sakit Maag

Sakit maag merupakan kondisi kesehatan yang sangat umum terjadi di indonesia dan dapat terjadi pada siapa saja. Diperkirakan kurang lebih 3 juta orang dari 238.452.952 total penduduk Indonesia menderita tukak lambung ( Menurut data International Data Base tahun 2004 ).

Gejala Sakit Maag
Jika anda langsung mengalami nyeri setelah makan, mungkin anda memiliki riwayat sakit maag. Selain itu, kondisi umum yang biasa dialami oleh pengidap sakit maag adalah perih serta ngilu atau mengalami sensasi panas pada perut selama beberapa menit atau bahkan jam. Selain itu, rasa nyeri yang merupakan gejala sakit maag juga dapat terasa dari leher sampai daerah pusar bahkan punggung.

Akan tetapi gejala umum sakit maag tersebut seringkali tidak terasa bahkan sakit maag kadang-kadang tidak menimbulkan nyeri sama sekali walaupun kondisi tersebut sedang kambuh.

Terdapat juga beberapa gejala sakit maag lainnya selain gejala umum yang telah disebutkan di atas. Beberapa Gejala lainnya yang mungkin dirasakan oleh penderita sakit maag adalah sering merasa mual, nafsu makan menjadi hilang, perut terasa panas serta mengalami gangguan penecernaan ( bahkan beberapa penderita mengalami susah mencerna makanan berlemak )

Penyebab Sakit Maag
Penggunaan obat anti inflamasi non steroid (OAINS), seperti ibuprofen atau aspirin dalam waktu yang cukup panjang dan bakteri helicobacter pylori (H. pylori) merupakan dua penyebab utama sakit maag.

  1. Obat anti inflamasi non steroid (OAINS)
    Obat anti inflamasi non steroid (OAINS) merupakan obat yang pada umumnya digunakan untuk meredakan sakit, panas dan radang. Naproxen, aspirin, ibuprofen, dan diclofenac merupakan beberapa contoh OAINS yang umum digunakan.

    Jika anda mengalami sakit maag atau sakit maag anda semakin parah setelah mengkonsumsi OAINS, anda dapat mengkonsumsi obat pereda rasa sakit lainnya seperti parasetamol yang biasa disarankan oleh dokter.

  2. Bakteri H. pylori
    Sakit maag akibat bakteri H. pylori merupakan kondisi yang sudah sangat umum terjadi. Akan tetapi, terkadang infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) ini tidak menimbulkan gejala signifikan apapun, sehingga beberapa penderita ada yang tidak sadar bahwa dirinya sudah terinfeksi bakteri ini.

    Belum diketahui secara pasti penyebab beberapa orang rentan terkena bakteri ini dan sebagian lagi tidak.Sakit maag juga merupakan suatu kondisi yang dapat diturunkan oleh keluarga kita. Faktor genetik merupakan salah satu yang membuat beberapa orang lebih sensitif terhadap bakteri H. pylori ini.

Sekilas Mengenai Komplikasi Sakit Maag
Sebagai tambahan saja, sakit maag merupakan suatu kondisi yang harus segera diatasi dengan tepat, karena dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti :

  • Obstruksi lambung atau radang yang menghalangi laju makanan melalui sistem pencernaan.
  • Perforasi atau robeknya lapisan lambung di titik radang.
  • Pendarahan di titik radang.

Walaupun jarang menyebabkan korban jiwa, akan tetapi kompikasi tersebut diangga sebagai keadaan darurat medis. Mereka yang usianya sudah diatas 70 tahun merupakan orang yang paling berisiko terkena komplikasi sakit maag yang fatal.

Baca Juga : Cara Menyembuhkan Maag Kronis

Itulah informasi yang dapat saya sampaikan mengenai Gejala serta Penyebab Sakit Maag yang Umum Terjadi. Semoga saja dengan informasi yang telah disampaikan di atas dapat bermanfaat dan membantu anda dalam mengantisifasi penyakit ini.

Gejala Awal serta Penyebab Utama Sakit Maag yang Umum Terjadi

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *